Menu

Mode Gelap
 

KARIMUN · 26 Feb 2026 16:42 WIB

Terkait Grenti di Pelabuhan Karimun, Wakil DPC Pemuda Batak Bersatu Karimun Angkat Bicara ‎


 Terkait Grenti di Pelabuhan Karimun, Wakil DPC Pemuda Batak Bersatu Karimun Angkat Bicara ‎ Perbesar


‎BETANJK.COM, KARIMUN -Masalah uang garansi atau jaminan masuk Malaysia (Grenti) sedang heboh diperbincangkan di Kabupaten Karimun. Hal ini diduga karena adanya pungutan uang grenti bagi para calon penumpang Kapal di pelabuhan internasional oleh agen tiket,

‎Untuk memastikan kebenaran uang grenti tersebut, Wakil Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten  Karimun melakukan penelusuran di lapangan.

‎Maszan P. Sianturi menemui seorang calon penumpang kapal tujuan Malaysia bernama Leman, dari hasil perbincangan Leman mengaku, imigrasi karimun tidak pernah meminta uang Grenti, Istilah Grenti itu hanya berlaku di malaysia.

‎”Jadi kalau ada informasi bahwa imigrasi Karimun minta uang Grenti sama calon penumpang tujuan Malaysia itu tidak benar bang” Terangnya tegas. Rabu (25/2/2026).

‎Ia juga menjelaskan, tidak ada jumlah nominal uang yang wajib (uang grenti/jaminan) ditunjuk oleh WNI saat masuk Malaysia, namun petugas Imigrasi berhak menanyakan bukti kecukupan dana untuk biaya hidup selama kunjungan.

‎”Jadi Imigrasi malaysia belum tentu bisa mengizinkan masuk tanpa ada jaminan atau grenti tersebut dan perlu ketahui, petugas Imigrasi malaysia tahu kalau kami dari Indonesia sekitar 70 persen masuk ke malaysia itu untuk bekerja bukan melancong.” Jelasnya.

‎”Dari Karimun tidak ada kendala namun untuk bisa lolos di malaysia tentunya kami minta tolong kepada jasa agen tiket kapal yang mempunyai koneksi hubungan baik kepada petugas di malaysia,” ungkapnya.

‎Dijelaskan Leman, untuk biaya grenti tersebut dengan tiket PP nya serta bandingannya dirinya menghabiskan uang sebesar Rp 1.100.000 agar bisa tinggal selama 25 atau 28 hari.

‎”Dengan adanya jasa tersebut kami juga merasa terbantu olehnya, terkadang kami tidak ada uang, pihak jasa agen tiket yang menalangi dana tersebut, mereka dengan modal kepercayaan saja dengan kami yang mana jika kami pulang dari malaysia akan mengembalikan dana yang telah kami pinjam ke jasa agen tiket itu.,” paparnya.

‎”Sungguh kami sangat terbantu, menurut saya hendaknya abang wartawan dan yang lainnya memberitakan ini secara positif, karena jika pemberitaan negatif kami para pejuang rupiah bakal kena dampaknya dan kami kehilangan mata pencarian, terus bagaimana nasib keluarga kami” ujarnya berharap.

‎Dirinya juga menambahkan, selama di malaysia bekerja bukan dengan orang lain tapi ikut saudara yang ada di malaysia seperti sepupu ayah ,nenek yang asli orang malaysia.

‎Sementara itu, secara terpisah salah seorang jasa agen tiket kapal  menjelaskan terkait pengadaan jasa uang grenti memang benar adanya.

‎”Mereka para calon penumpang yang kami kenal dan kami percaya kami bantu, yang ingin masuk kalau tidak ada uang grenti selalu kami pinjamkan nanti pulang mereka bayar. Dan masalah ini tidak ada kena mengena dengan pihak Imigrasi Karimun.” Jelasnya.

‎Dari hasil penelusuran dilapangan,  Maszan P. Sianturi menjelaskan, bahwa terkait Grenti ini agar imigrasi dan agen memberikan keterangan resmi kepada masyarakat, sehingga tidak berkembang lagi isu-isu negatif.

‎Kalau sesuai undang- undang ketenaga kerjaan, pekerja yang bekerja di luar negeri tanpa mengikuti prosedur resmi tidak memiliki dokumen lengkap (paspor/visa kerja) dianggap ilegal.

‎”Untuk itu pemerintah pusat dan daerah harus segera mencari solusi untuk mempermudah jalur prosedural, sehingga masyarakat tidak menggunakan jalur non prosedural  (non resmi),” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

IPPMKK Apresiasi Keterbukaan Kapolres Karimun dalam Menerima Aspirasi Mahasiswa

16 Juli 2026 - 07:32 WIB

‎Berita Pungli dan Gerenti Berdampak ke Masyarakat Karimun ‎

14 Juli 2026 - 15:18 WIB

‎Dukung Keberlanjutan Sumber Daya Laut, PT TIMAH Telah Restocking Ribuan Kepiting Bakau di Karimun

14 Juli 2026 - 14:41 WIB

‎PT TIMAH Hadirkan Harapan bagi Anak Berprestasi di Karimun, Bantuan Pendidikan Ringankan Beban Orang Tua

14 Juli 2026 - 11:01 WIB

‎Petugas Imigrasi di Pelabuhan Karimun Tegaskan Tidak Pernah Terima Uang Gerenti ‎

13 Juli 2026 - 22:27 WIB

‎STIT Mumtaz Karimun Mewisuda 33  Wisudawan _wisudawati Angkatan ke VII ‎ ‎

11 Juli 2026 - 16:24 WIB

Trending di KARIMUN