Menu

Mode Gelap
 

Bangka Belitung · 18 Sep 2025 17:14 WIB

‎Dukung Program Pemerintah 3 Juta Rumah Nasional, PT Timah Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat di Lingkar Tambang


 ‎Dukung Program Pemerintah 3 Juta Rumah Nasional, PT Timah Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat di Lingkar Tambang Perbesar


‎BETANJAK.COM, PANGKALPINANG -Komitmen PT Timah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah operasional perusahaan.

‎Program rumah layak huni bagi masyarakat di lingkar tambang ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap target 3 juta rumah yang dicanangkan Pemerintah untuk memenuhi kebutuhan papan masyarakat Indonesia dan mengatasi backlog perumahan serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

‎Pembangunan rumah layak huni ini diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat. Selain mendukung kesejahteraan, program ini juga mempertegas komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial di sektor perumahan.

‎Medio Januari-Agustus 2025, PT Timah Tbk telah membangun dan merenovasi tujuh rumah layak huni bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau.

‎Salah satu warga yang mendapatkan bantuan renovasi rumah dari PT Timah Tbk, Nursen Nein (66) warga Desa Lalang, Kabupaten Belitung Timur ini bahagia dan terharu karena atap dan dinding rumahnya akan segera direhab. Sehingga ia tidak perlu khawatir bocor saat hujan turun atau kedinginan karena angin yang berhenbus dari sela-sela dinding rumah yang sudah usang.

‎“Kondisi rumah memang perlu segera direhap, terutama atap dan dinding yang rusak berat. Apalagi rumah ini dibangun tahun 1948 jadi wajar saja jika bangunannya sudah rapuh terus dinding yang terbuat dari papan sudah mulai lapuk, jadi harus segera diganti, jika dibiarkan bisa roboh” katanya.

‎Keinginan untuk merehab rumah sudah sangat lama ia impikan, namun karena keterbatasan biaya keingian hanya sekedar keinginan. Rasa khawatir sering menyergap dirinya terutama disaat cuaca buruk saat musim hujan, ia khawatir tertimpa atap rumah karena kayu dan dindingnya sudah lapuk dimakan usia.

‎“Keadaan ekonomi saya tidak terlalu baik semenjak Covid, beberapa perekonomian anjlok sehingga saya tidak memiliki pemasukan untuk memperbaiki rumah,” katanya.

‎Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan menegaskan bahwa program pembangunan rumah layak huni ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan masyarakat untuk membantu dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

‎“Rumah adalah fondasi bagi kualitas hidup yang lebih baik. Dengan adanya rumah layak huni, masyarakat dapat hidup lebih sehat, produktif, dan sejahtera. Inisiatif ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam menyediakan 3 juta rumah bagi rakyat,” jelasnya.

‎Selain membantu memenuhi kebutuhan papan masyarakat lingkar tambang, program ini juga menunjukkan sinergi perusahaan dengan pemerintah dalam mencapai target pembangunan nasional.

‎Dengan tersedianya rumah layak huni, warga diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi. (*)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

‎Dari Darat hingga Laut, Upaya PT TIMAH Menjaga Bumi Lewat Program Lingkungan

22 April 2026 - 18:49 WIB

‎Program Kelas Beasiswa PT TIMAH Diserbu Pendaftar, Sebanyak 194 Siswa Siap Ikuti Seleksi Ketat ‎

14 April 2026 - 17:57 WIB

‎Ditutup Besok, Sebanyak 171 Peserta Daftar Program Pemali Boarding School

10 April 2026 - 06:20 WIB

‎Langkah Nyata PT TIMAH Cetak Talenta Muda, Sebanyak 20 Siswa Pemali Boarding School Lolos SNBP ke Perguruan Tinggi Negeri

8 April 2026 - 18:56 WIB

‎Tumbuh Bersama Nelayan, PT TIMAH Perkuat Kesejahteraan Pesisir Lewat Program Pemberdayaan Hingga Perlindungan Sosial

6 April 2026 - 13:47 WIB

‎Dibuka Hingga April 2026, Ratusan Siswa Daftar Program Kelas Beasiswa PT TIMAH

30 Maret 2026 - 16:36 WIB

Trending di Bangka Belitung