Menu

Mode Gelap
 

Bangka Belitung · 17 Sep 2025 10:22 WIB

‎Reklamasi Darat PT Timah, Dari Lahan Pasca Tambang Menjadi Ruang Hidup Baru


 ‎Reklamasi Darat PT Timah, Dari Lahan Pasca Tambang Menjadi Ruang Hidup Baru Perbesar

BETANJAK.COM,PANGKALPINANG – Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus dilakukan PT Timah Tbk melalui program reklamasi darat di lahan pasca tambang. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mengembalikan fungsi ekologis lahan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

‎Reklamasi darat PT Timah Tbk dilakukan dengan berbagai tahapan, mulai dari perencanaan reklamasi, survei lokasi, sosialisasi, penataan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga penilaian keberhasilan serta pengelolaan lingkungan berbasis konservasi guna menjaga keseimbangan ekosistem.

‎Pada semester 1 tahun 2025, PT Timah Tbk telah melaksanakan reklamasi darat seluas 75,52 hektar yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Reklamasi yang dilakukan PT Timah yakni dengan revegetasi atau penanaman dan reklamasi dalam bentuk lainnya.

‎Reklamasi darat yang dilakukan PT Timah diantaranya revegetasi tanaman fast growing (cepat tumbuh) seperti akasia, sengon, cemara laut, ketapang. Menanam, tanaman tanaman produktif/ekonomis seperti kelapa sawit, karet, buah-buahan. Serta menanam tanaman lokal seperti jambu mete, pelawan, seruk/puspa, gelam, dan lainnya yang ditanam pada sela-sela tanaman utama fast growing.

‎Sedangkan reklamasi bentuk lainnya yang dilakukan PT Timah yakni reklamasi yang dilakukan disesuaikan dengan usulan dan/atau kesepakatan dari para pemangku kepentingan seperti tempat wisata, tempat pemakaman umum dan sirkuit motorcross.

‎Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Timah juga melakukan upaya rehabilitasi ekosistem, seperti pemulihan habitat alami untuk satwa liar yang dilindungi oleh negara di Kampoeng Reklamasi Air Jangkang yang dilaksanakan bersama ALOBI.

‎Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk Anggi Siahaan mengatakan, reklamasi darat merupakan bentu komitmen perusahaan untuk memperbaiki lingkungan.

‎”Perusahaan tidak hanya menata lahan, tetapi juga menanam pohon-pohon yang sesuai dengan karakteristik lahan agar mampu tumbuh berkelanjutan,” kata Anggi.

‎PT Timah melibatkan masyarakat dalam kegiatan reklamasi melalui pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan, seperti agroforestri dan ekowisata yang dilaksanakan di Kampoeng Reklamasi Selinsing berkolaborasi dengan BUMDEs Selinsing.

‎Langkah ini sekaligus membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Dengan begitu, lahan pascatambang tidak hanya kembali hijau, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat maupun lingkungan.

‎“Pelibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan reklamasi. Dengan begitu, hasil reklamasi bisa terjaga karena masyarakat ikut memiliki dan merawatnya,” ujar Anggi.

‎Program reklamasi darat menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga bertanggung jawab terhadap pemulihan lingkungan. (*)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

‎Program Kemunting, Langkah Strategis PT TIMAH Tbk Perkuat Ketahanan Gizi Masyarakat ‎

25 Januari 2026 - 10:51 WIB

‎PT TIMAH Tbk Perkuat Budaya K3 Lewat Apel Keselamatan Kerja Rutin di Wilayah Operasional

24 Januari 2026 - 19:05 WIB

‎PT TIMAH Tbk Konsisten Dorong Pelestarian Lingkungan Melalui Program Seribu Pohon untuk Negeri ‎

23 Januari 2026 - 09:28 WIB

‎PT TIMAH Tbk Salurkan 10.366 Paket Sembako untuk Korban Bencana dan Masyarakat Rentan

21 Januari 2026 - 11:36 WIB

‎PT TIMAH Tbk Hadir di Tengah Umat, Bantu 52 Rumah Ibadah Sepanjang Tahun 2025 ‎

20 Januari 2026 - 11:32 WIB

‎Lewat Program TJSL, PT TIMAH Tbk Tanam Belasan Ribu Mangrove di Kundur dan Meranti untuk Jaga Ekosistem Pesisir

19 Januari 2026 - 17:02 WIB

Trending di Bangka Belitung