Menu

Mode Gelap
Berganti Nama, BPR Tuah Karimun Siap Melayani UMKM yang Ingin Modal 309 Santri se Kecamatan Meral Diwisuda, Bupati : Semoga Menjadi Anak yang Sholeh Baru Buka, 757 Coffee Shop Adakan Diskon dan Nobar Pengurus APDESI Kab Karimun Dikukuhkan, H. Muklis Jabat Ketua Dilepas Gub Ansar, Jalan Santai HUT PGRI ke 78 Bertabur Hadiah

KARIMUN · 16 Jun 2024 14:25 WIB

Satreskrim Polres Karimun Ringkus Ortu Pembuang Bayi di Baran, Pelaku Pelajar SMAN


 Satreskrim Polres Karimun Ringkus Ortu Pembuang Bayi di Baran, Pelaku Pelajar SMAN Perbesar

 

BETANJAK.COM, KARIMUN _ Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim ) Polres Karimun berhasil mengungkap kasus pembuang bayi yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, Baran 1 RT 003_ RW O03, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun beberapa waktu lalu.

Pelaku pembuang bayi tersebut diketahui pelajar SMAN berusia 16 tahun dan pasanganya seorang tukang bangunan.

Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus mengatakan, terungkapnya kasus tersebut, setelah pihaknya membentuk tim yang terdiri dari Satreskrim, Polsek Meral dan bagian Intelkam. Dimana setelah melakukan penyelidikan dan pencocokan dari CCTV terhadap kendaraan dan pakaian yang digunakan pelaku. Pihaknya mengamankan seorang perempuan dan laki_laki, ibu dan bapak dari bayi yang dibuang.

” Setelah melakukan penyelidikan kita mengamankan seorang perempuan sebut saja namanya bunga dan pasanganya berinisial MR. Dimana pengakuan tersangka, dirinya nekat membuang atau menelantarkan bayi karena takut ketahuan oleh orang tuanya karena telah hamil di luar pernikahan.Sehingga dirinya menjadi panik dan berpikir untuk membuangnya,” ujar Kapolres AKBP Fadli Agus, Minggu (16/06/2024) di Mapolres.

Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 helai jaket warna hitam milik MR, 1 helai celana kain warna abu-abu, 1 sweater warna merah putih, 1 buah pisau dapur untuk memotong plasenta, 1 helai kantong warna kuning untuk membungkus plasenta dan 1 unit sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya kedua pelaku ini, dijerat dengan pasal 307 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara tujuh tahun enam bulan. Kemudian pasal 305 KUHP ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun enam bulan dan pasal pasal 81(2)Jo 76 D undang_undang no 17 tahun 2016 dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan denda paling banyak lima milyar. RED/CW.

Artikel ini telah dibaca 227 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bea Cukai Karimun Musnahkan Barang Sitaan Hasil Penindakan Tahun 2023 _2024

9 Juli 2024 - 16:26 WIB

Seniman Api dan Scaffolder Karimun Deklarasikan Dukungan ke Rocky Marciano Bawole sebagai Bupati Mendatang

8 Juli 2024 - 07:01 WIB

PT Timah Sumbang Puluhan Kantong Darah ke PMI Kabupaten Karimun

3 Juli 2024 - 11:47 WIB

Terkait Pemotongan Uang Transportasi Kunjungan HMR di Karimun, Ini Penjelasan Ketua IKABSU

2 Juli 2024 - 15:39 WIB

Disnaker Karimun Gelar Pelatihan Juru Ikat/Rigger, Ini Pesan Sekda Muh Firmansyah

2 Juli 2024 - 11:02 WIB

Berkat CSR BRK Syariah Karimun dan FKPPI, Rumah Tukang Becak di Karimun Layak Huni

26 Juni 2024 - 12:04 WIB

Trending di KARIMUN