Menu

Mode Gelap
 

KARIMUN · 15 Apr 2025 08:56 WIB

Kejari Karimun Tetapkan R Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Dermaga Islamic Center Kundur


 Kejari Karimun Tetapkan R Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Dermaga Islamic Center Kundur Perbesar

 

BETANJAK.COM, KARIMUN _ Kejaksaan Negeri Karimun menetapkan satu orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Dermaga Islamic Center Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun.

Pengumuman tersangka ini di sampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari ) Karimun, Dr. Priyambudi, S.H., M.H, didampingi Kasi Pidsus Priandi Firdaus, Senin 14 April 2025.

Tersangka diketahui bernama Rusmaidi ( R) alias Jhon Kampar ( RK).

Kajari Priyambudi mengatakan penetapan tersangka R dilakukan karena yang bersangkutan tidak mengerjakan proyek seperti yang disepakati.

” Setelah pemeriksaan para saksi dan pihak-pihak yang mengetahui adanya peristiwa pembangunan dermaga Islamic Center Kundur serta mendapatkan bukti yang cukup, maka tim penyidik menetapkan tersangka R alias JK sebagai tersangka,” ujar Kajari Priyambudi.

Lebih lanjut dikatakan Priyambudi, bahwa tersangka ini mendapatkan proyek memakai CV orang lain.

“Peranan tersangka R dalam kasus ini adalah dia sebagai pelaksana di lapangan dalam kegiatan pembangunan dermaga Islamic center Kecamatan Kundur tahun 2004 tanpa dasar hukum, tanpa legal standing, karena kalau dalam proses pelelangannya yang memenangkan adalah CV Rafanda Al-Razak (RAR), sementara tersangka ini bukan bagian dari perusahaan, namun hanya meminjam bendera saja. Kemudian setelah memenangkan lelang senilai 980 juta. CV RAR mendapat uang muka 30% yakni sebesar 294 juta 800 ribu rupiah dan langsung menyerahkan nya ke tersangka secara full. Namun meskipun telah menerima uang muka , tersangka ini tetap tidak mengerjakan proyek tersebut, sehingga di tetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” ujarnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, tersangka R alias JK disangkakan dengan pasal Primair pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi subsidiair pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999. RED/CW.

 

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

‎Pengurus  PGRI Kabupaten Karimun Bagikan Ratusan Paket Sembako ‎

18 Februari 2026 - 11:21 WIB

‎Ringankan Beban Masyarakat, Partai Gerindra Karimun Bagikan Seribu Paket Sembako ‎

17 Februari 2026 - 17:54 WIB

‎Kundur Park PT TIMAH Tbk Jadi Destinasi Favorit, Warga Rela Tempuh Jarak 14 KM untuk Rekreasi ‎

16 Februari 2026 - 15:28 WIB

‎Pengurus  Kekerabatan Masyarakat Meranti Karimun Dikukuhkan, Herman Jabat Ketua ‎

16 Februari 2026 - 06:45 WIB

‎Sambut Ramadhan 1447 Hijriah, DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia Bagikan Puluhan Paket Sembako

13 Februari 2026 - 17:34 WIB

‎Perkuat Budaya K3 Perusahaan, PT TIMAH Tbk Gelar Webinar Keselamatan Pertambangan

13 Februari 2026 - 13:53 WIB

Trending di KARIMUN