BETANJAK.COM, KARIMUN_Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole membuka secara resmi Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/ Jasa ((PBJ) Pemerintah Level 1, Selasa 28 Juli 2026 di Hotel Aston Karimun, Kabupaten Karimun.
Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama resmi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR) Kabupaten Karimun dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan ( Pusdiklat) Pekanbaru yang terakreditasi A dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah ( LKPP) serta Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kadis PUPR Karimun Ir Raja Machrizal, Manajer HRD Pusdiklat Pekanbaru Malinda,serta puluhan peserta yang merupakan PNS dari berbagi perangkat daerah .
Wakil Bupati ,Rocky Marciano Bawole mengatakan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut .Ia menegaskan peningkatan kemampuan aparatur menjadi pondasi utama dalam mempercepat pembangunan di Kabupaten Karimun.
”Kami mengapresiasi setinggi tingginya atas terselenggaranya pelatihan peningkatan kapasitas oleh Dinas PUPR. Ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Karimun untuk terus meningkatkan kompetensi seluruh pengelola pengadaan barang dan jasa. Kami sangat membutuhkan ketepatan sekaligus kecepatan dalam penyerapan anggaran PBJ, agar setiap penggunaan dana negara memiliki kejelasan prosedur dan kepastian hukum yang kuat,” ujar Rocky.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Karimun Ir. Raja Machrizal, menjelaskan pelatihan ini diikuti 30 peserta yang berasal dari lintas instansi. dengan rincian 20 orang dari lingkungan Dinas PUPR, lima orang dari Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah, serta masing-masing lima orang sebagai perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperlitbang) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan seluruh ASN yang terlibat memahami secara mendalam aturan, prosedur, dan prinsip pengadaan barang dan jasa yang berlaku. Pada akhirnya, hal ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berjalan lancar,” ujar Raja Machrizal.
Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Dimulai dari hari Selasa dan Rabu diisi pembelajaran tatap muka secara intensif, kemudian pada hari Kamis dilanjutkan dengan pelaksanaan ujian sertifikasi resmi.
” Kami berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan berharga ini dengan sebaik mungkin. Kami optimis seluruh peserta mampu menyerap materi dengan baik, meraih hasil terbaik, dan mencapai kelulusan 100 persen dalam ujian sertifikasi nantinya,” pungkasnya. (*)







