Menu

Mode Gelap

KARIMUN · 21 Mar 2023 12:23 WIB

Diduga Tilap Dana Desa, Mantan Kepala Desa Parit Kec Karimun di Tangkap


 Diduga Tilap Dana Desa, Mantan Kepala Desa Parit Kec Karimun di Tangkap Perbesar

BETANJAK.COM, KARIMUN – Mantan Kepala Desa Parit Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun periode 2013-2019, berinisial B (64 tahun) ditahan di rumah tahanan Polres Karimun karena kasus korupsi.

Tersangka B diduga menggunakan anggaran dana desa yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp. 1.116.810.856,- ( satu milliar seratus enam belas juta delapan ratus sepuluh ribu delapan ratus lima puluh enam rupiah ).

Kapolres Karimun AKBP Ryky W. Muharam, S.H, S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Gideon Karo Sekali, S.T.K, S.I.K, menjelaskan penyelewengan itu terjadi pada dana APBD Desa dari TA. 2017 s/d TA. 2019.

“Tersangka sengaja melakukan korupsi dan dipergunakan untuk kepentingan pribadi,” kata Kasat Reskrim, Selasa, (21/03/2023).

Lanjutnya, penahanan dilakukan pada hari Senin tanggal 19 Desember 2022 Pukul 18.00 WIB Barang Bukti yang diamankan dokumen APBDes Desa Parit tahun 2012 s/d 2019, buku Catatan Bendahara dan rekening Koran Desa Parit.

” Tersangka B menggunakan jabatannya untuk kepentingannya sendiri dengan cara mengelola sendiri anggaran Desa Parit Tahun Anggaran 2017 s.d Tahun Anggaran 2019. Tersangka B menggunakan Anggaran Dana Desa (DD) dan Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) untuk pembangunan fisik desa maupun kegiatan lainnya tanpa melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang telah ditunjuk, yang diduga dipergunakan untuk keperluan lain maupun keperluan pribadi yang tidak sesuai dengan ketentuan,” ujar Kasat Reskrim Akp Gideon Karo Sekali.

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Gideon Karo Sekali, menambahkan, bahwa berdasarkan LP-A/100/VIII/2022/SPKT/POLRES KARIMUN/POLDA KEPRI tanggal 3 Agustus 2022 serta barang bukti dan alat bukti yang telah dikumpulkan maka atas perbuatannya mantan Kepala Desa ini diduga melakukan tindak pidana korupsi.

“Berdasarkan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 dan/atau Pasal Jo Pasal 18 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman dihukum penjara paling singkat 4 tahun, paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 1 Milyar,” ucap Gideon Karo Sekali.

Kapolres Karimun AKBP Ryky W. Muharam, S.H, S.I.K, Melalui Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Gideon Karo Sekali, menghimbau kepada seluruh Kepala Desa yang ada di Kabupaten Karimun, khususnya, agar dalam mengelola dana Desa haruslah sesuai dengan prosedur, supaya tidak terjadi penyimpangan yang menyebabkan kerugian negara. RED/CW.

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Berkat Bantuan Hand Traktor dari PT Timah Tbk, Hasil Kelompok Tani Bukit Naga Semakin Meningkat

29 November 2023 - 16:33 WIB

Partai Politik di Kab Karimun Berikrar Pemilu Damai

29 November 2023 - 12:07 WIB

PT Timah Tbk Lakukan Penyulaman Ribuan Bibit di Kundur

28 November 2023 - 13:22 WIB

Ketua Yayasan 7 Juli Karimun, Harris Fadillah Lantik Dr. Muhiri sebagai Rektor Universitas Karimun

28 November 2023 - 11:30 WIB

HUT PGRI ke 78 2023, TU MAN Karimun Raih Motor

27 November 2023 - 13:56 WIB

Ketua DPD PDIP Soerya Respationo Buka Rakercab IV DPC  PDI Perjuangan Kabupaten Karimun

26 November 2023 - 16:36 WIB

Trending di KARIMUN