BETANJAK.COM, KARIMUN _ Ketua II Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( TP PKK) Kabupaten Karimun ,Lisa Amriati Rocky Bawole meresmikan Sekolah Lansia Mahadaru di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, Jumat 28 Agustus 2026.
Peresmian ini turut dihadiri Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Karimun Yeli, Camat Tebing Khaidir, Lurah Harjosari Indra, RT _RW serta tokoh masyarakat dan seluruh warga kelurahan Harjosari.
Ketua II TP PKK Kabupaten Karimun, Lisa Amriati Rocky Bawole menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme para ibu lansia yang tetap bersemangat menuntut ilmu tanpa mengenal batasan usia.
” Pemerintah Kabupaten Karimun terus berkomitmen memperluas jaringan sekolah lansia di seluruh wilayah kecamatan, sekolah lansia bukan sekadar tempat belajar, melainkan wadah untuk mewujudkan kelompok lansia yang sehat, aktif, mandiri, dan bermartabat,” tutur Lisa.
Ia menegaskan bahwa usia lanjut tidak menghalangi siapapun untuk terus belajar, berkarya, serta memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Lurah Harjosari, Indra menjelaskan bahwa nama Mahadaru terinspirasi dari gabungan nama posyandu di wilayahnya, yaitu Posyandu Matahari, Harum, Dahlia, dan Rukun.
”Nama ini kami sepakati untuk Bina Keluarga Lansia (BKL) Kelurahan Harjosari menjadi BKL Mahadaru.,” ujar Indra
Indra menambahkan, para lansia saat telah mengikuti proses pembelajaran sejak Juni 2026.
”Hingga peresmian berlangsung, para siswa sudah mengikuti lima kali pertemuan dari total 12 kali pertemuannya.Program ini bertujuan menciptakan lansia yang sehat, bahagia, mandiri, serta produktif,” ujarnya .
Selain itu, kegiatan sekolah ini menjadi sarana rekreasi dan silaturahmi agar para lansia tidak terbeban dengan rutinitas harian di rumah.
Kepala Dinas DP2KBP3A Karimun, Yeli, menyampaikan bahwa pembentukan sekolah lansia merupakan langkah strategis untuk meningkatkan angka harapan hidup masyarakat.
”Menurut data kependudukan setempat, sebanyak 8 persen dari total 353 jiwa penduduk merupakan kelompok lansia.
program ini menginduk pada program BKKBN yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan lansia berdaya,” tegas Yeli.
Yeli menjelaskan, para siswa akan menempuh 12 kali pertemuan hingga prosesi wisuda jenjang S-1 Lansia, dan kelak dapat melanjutkan hingga jenjang S-3 Lansia. Pihaknya juga berharap pada angkatan berikutnya, kaum pria atau bapak-bapak lansia turut mendaftar menjadi siswa. (*)







