Menu

Mode Gelap
 

Bangka Belitung · 23 Feb 2026 07:59 WIB

‎Lewat Program TJSL, PT Timah Perkuat Peran Bank Sampah di Wilayah Operasional ‎


 ‎Lewat Program TJSL, PT Timah Perkuat Peran Bank Sampah di Wilayah Operasional ‎ Perbesar


‎BETANJAK.COM, PANGKALPINANG – PT Timah (Persero) Tbk terus mengintensifkan dukungan terhadap pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan berupaya memperkuat kapasitas bank sampah agar mampu beroperasi secara berkelanjutan dan memberi manfaat ekonomi bagi warga.

‎Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pengurangan timbulan sampah sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan.

‎Di Kabupaten Bangka Barat, dukungan diberikan kepada Bank Sampah Tanjung Elok Bersahabat di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok. Sejak awal berdiri, bank sampah tersebut mendapat bantuan berupa timbangan, peralatan kebersihan, modal awal pembelian sampah dari warga, hingga perbaikan kantor operasional.

‎Wakil Ketua Bank Sampah Tanjung Elok Bersahabat, Bambang Setiabudi, mengatakan bantuan tersebut sangat menunjang kelancaran kegiatan mereka.

‎“Kantor yang sebelumnya bekas kantor lurah lama telah diperbaiki sehingga lebih layak digunakan. Selain itu, kami juga mendapat dukungan sarana dan modal untuk membeli sampah dari masyarakat,” ujarnya.

‎Menurut Bambang, PT Timah juga mendorong partisipasi karyawan perusahaan untuk menyetorkan sampah ke bank sampah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan pengelolaan sampah.

‎Dukungan serupa juga dirasakan Bank Sampah Basayan Berseri (Bank Sampah Nelayan Bersih, Sehat, dan Rapi) di Lingkungan Nelayan II, Kelurahan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Bank sampah yang berdiri sejak 2020 itu kini memiliki ratusan nasabah, mayoritas warga setempat.

‎Ketua Kelompok Bank Sampah Basayan Berseri, Mastura, mengatakan sistem yang diterapkan memungkinkan warga menabung dari sampah yang disetorkan.

‎“Sampah yang disetor dicatat dalam buku tabungan. Jadi selain lingkungan bersih, masyarakat juga mendapat manfaat ekonomi,” kata Mastura.

‎Untuk meningkatkan layanan, PT Timah menyerahkan bantuan motor sampah roda tiga agar jangkauan pengumpulan sampah bisa diperluas.

‎Sementara itu, di Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, bantuan kendaraan roda tiga diberikan kepada Bank Sampah Nyiur Karya Lestari. Armada tersebut digunakan untuk mendukung pengangkutan sampah rumah tangga dari warga.

‎Ketua Pengurus Bank Sampah Nyiur Karya Lestari, Sri Yusmala, mengatakan tambahan armada sangat membantu pihaknya yang sebelumnya hanya mampu melayani tiga dusun, yakni Dusun Sawah, Dusun Sekip, dan Dusun Terang Bulan.

‎“Dengan adanya tambahan kendaraan ini, kami berharap bisa menjangkau lebih banyak dusun dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

‎Melalui penguatan bank sampah di sejumlah daerah, PT Timah berharap gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat terus tumbuh, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan(*)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

‎Lewati Seleksi Ketat, 36 Siswa Resmi Jadi Penerima Program Kelas Beasiswa PT TIMAH

8 Juni 2026 - 13:09 WIB

‎Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT TIMAH Perkuat Langkah Menuju Pertambangan Berkelanjutan ‎

8 Juni 2026 - 12:44 WIB

‎Menjaga Tradisi Tetap Hidup, PT TIMAH Aktif Dukung Pelestarian Budaya di Lingkar Tambang ‎

8 Juni 2026 - 11:54 WIB

‎PT TIMAH Perkuat Program PPM, Dari Kelompok Rentan Hingga Pemberdayaan Ekonomi Lokal

8 Juni 2026 - 11:42 WIB

‎PT TIMAH Perkuat Tim ERG, Siapkan Patriot Kemanusiaan Hadapi Situasi Darurat ‎

8 Juni 2026 - 11:33 WIB

‎Seleksi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH Berlanjut, 36 Peserta Jalani Tes Kesehatan di Tiga Wilayah Operasional

3 Juni 2026 - 18:42 WIB

Trending di Bangka Belitung