Menu

Mode Gelap
Berganti Nama, BPR Tuah Karimun Siap Melayani UMKM yang Ingin Modal 309 Santri se Kecamatan Meral Diwisuda, Bupati : Semoga Menjadi Anak yang Sholeh Baru Buka, 757 Coffee Shop Adakan Diskon dan Nobar Pengurus APDESI Kab Karimun Dikukuhkan, H. Muklis Jabat Ketua Dilepas Gub Ansar, Jalan Santai HUT PGRI ke 78 Bertabur Hadiah

Bangka Belitung · 21 Mar 2025 16:37 WIB

Konservasi Hutan Kehati, Langkah Nyata PT Timah Menuju Keberlanjutan


 Konservasi Hutan Kehati, Langkah Nyata PT Timah Menuju Keberlanjutan Perbesar

 

 

BETANJAK.COM, PANGKALPINANG — Sebagai upaya untuk mendukung pelestarian lingkungan dan menjaga keanekaragaman hayati, PT Timah terus mengembangkan program pengelolaan Keanekaragaman Hayati, meliputi Hutan kehati, reklamasi laut, dan Pusat Penyelamatan Satwa.

Keanekaragaman Hayati merupakan Program yang diselenggarakan untuk menjaga populasi flora dan fauna endemik lokal agar tidak terancam punah, dengan membentuk ekosistem alami melalui kegiatan konservasi.

PT Timah mengelola Hutan Kehati seluas 56,2 hektar yang tersebar di Hutan Kota Mentok, Kabupaten Bangka Barat seluas 2,2 hektar, di Kampoeng Reklamasi Air Jangkang, Kabupaten Bangka seluas 37 hektar dan di Hutan Keanekaragaman Hayati Kundur di Kabupaten Karimun seluas 17 hektar, pelaksanaan pelepasan Satwa yg dilindungi, serta pelaksanaan program reklamasi laut (penanaman mangrove, restocking cumi/sotong dan restocking kepiting bakau.

Program Keanekaragaman Hayati tidak hanya bertujuan untuk menjaga ekosistem, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dalam melakukan upaya konservasi. Hal ini merupakan wujud nyata PT Timah dalam menerapkan perlindungan, pengelolaan lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati.

Hutan Kehati bukan hanya sebagai kawasan konservasi, tetapi juga sebagai pusat edukasi lingkungan. Misalnya Hutan Kehati di Mentok Bangka Barat kerap didatangi oleh Kader Adiwiyata Bangka Barat.

“Hutan Kehati, pelepasan Satwa yg dilindungi dan program Reklamasi Laut merupakan upaya pelestarian ekosistem alami di sekitar perusahaan melalui perlindungan dan pemeliharaan flora dan fauna di dalamnya serta menjaga peran-peran ekologis,” kata Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan.

Anggi menambahkan, dalam melaksanakan proses bisnis perusahaan PT Timah senantiasa mengimplementasikan prinsip Good Mining Practice, mengutamakan aspek keberlanjutan termasuk melestarikan keanekaragaman hayati.

“PT Timah mengintegrasikan pengelolaan keanekaragaman hayati dengan memastikan keberlanjutan ekosistem, mencegah dan meminimalkan dampak aktivitas terhadap keanekaragaman hayati. Salah satunya dengan Hutan Kehati, pelepasliaran satwa yg dilindungi, dan program Reklamasi Laut,” ucap Anggi.

Melalui program Kehati, PT Timah tidak hanya berkontribusi dalam melestarikan lingkungan, tetapi juga mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem darat dan edukasi lingkungan. (*)

 

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

‎Bulan Bakti HUT ke-49 PT Timah, Ratusan Warga Opas Indah Nikmati Pelayanan Kesehatan Gratis di Mobil Sehat

30 Agustus 2025 - 20:01 WIB

Pekan Sehat PT Timah Bakal Digelar di Pangkalpinang, Ini Rangkaian Kegiatan yang Akan Dilaksanakan

30 Agustus 2025 - 13:34 WIB

Promosikan Destinasi Wisata Bangka Tengah dan Rayakan HUT ke-80 RI, PT Timah Bersama Komunitas Peduli Kampung Gelar Festival Pantai Menuang

29 Agustus 2025 - 19:12 WIB

Gotong Royong Untuk Merah Putih, Karyawan PT Timah Bersama Masyarakat Opas Bersihkan Jalan Hingga Bantaran Sungai Rangkui

29 Agustus 2025 - 15:18 WIB

‎Cerita Para Pemenang TINS Half Marathon, Capai Personal Best Hingga Berharap Jadi Agenda Rutin

28 Agustus 2025 - 16:01 WIB

‎Karyawan PT Timah Gelar Aksi Decluttering, Kumpulkan 1 Ton Barang Layak Pakai untuk Masyarakat

26 Agustus 2025 - 16:32 WIB

Trending di Bangka Belitung